SEJARAH TIRTHA SHANUM

Lidah
buaya merupakan jenis tumbuhan yang mudah sekali kita temukan dan banyak
manfaatnya. Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan beberapa zat yang
terkandung dalam lidah buaya yaitu Antakuinon
dan Kuinon yang memiliki efek menghilangkan rasa sakit (analgetik), Lignin/Selulose berfungsi menahan hilangnya cairan tubuh dari
permukaan kulit sehingga kulit terjaga kelembabannya, Acetylated
Mannose merupakan imonositimulan yang kuat, berfungsi meningkatkan system
imun yang merangsang antibody, Gel
lidah buaya mempunyai kemampuan
untuk menyembuhkan luka bakar dan
memberikan lapisan pelindung serta memepercepat tingkat penyembuhan, Aloin menyebabkan usus besar
berkontraksi sehingga bersifat sebagai pencahar yang kuat (Laxative). Dengan kandungan zat tersebut, lidah buaya dapat
dimanfaatkan untuk menyembuhkan beberapa jenis penyakit yaitu: mengatasi jerawat, mengatasi ambeien,
mengatasi rematik, obat diabetes, radangan sendi, asma, bermanfaat bagi
pencernaan, obat pencahar, dan membantu penyembuhan pasca operasi. Selain memiliki keuntungan pengobatan, lidah buaya juga dikenal sebagai sumber vitamin B12 dan
banyak mengandung banyak material
penting bagi proses pertumbuhan dan fungsi sistem tubuh. Sejumlah penelitian diseluruh dunia menunjukkan lidah
buaya merupakan tonic bagi sistem kekebalan , membantu mencegah berbagai jenis
penyakit termasuk infeksi. Pemanfaatan lidah buaya sekarang mulai berkembang
dengan adanya kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi sebagai bahan makanan dan
minuman kesehatan, bahan baku industri farmasi dan kosmetik.
Daerah
Kab. Malang banyak tanaman lidah buaya yang terdapat di pot-pot tanaman. Tanaman lidah buaya hanya digunakan sebagai
penghias halaman. Hasil observasi sebagian besar masyarakat Kab. Malang tidak
tahu jika tanaman lidah buaya banyak manfaatnya untuk kesehatan tubuh. Meskipun
banyak manfaat yang dapat diperoleh dari lidah buaya, namun sayangnya tingkat
konsumsi masyarakat terhadap lidah buaya sangat minim apalagi konsumsi dalam
bentuk makanan dan minuman. Hal ini disebabkan karena jarang sekali ada produk
minuman dan makanan ringan berbahan dasar lidah buaya yang ada di pasaran
kususnya wilayah malang raya, serta masyarakat enggan atau belum terbiasa dalam
mengolahnya. Kondisi tersebut merupakan
peluang untuk menggembangkan usaha produk minuman dan makanan ringan berbahan baku lidah buaya.

Home Industry olahan lidah buaya dengan nama usaha Tirtha
Shanum ini didirikan sejak tanggal 23
Oktober 2019 dan sudah mempunyai ijin edar PIRT (sertifikat keluar bulan Juli 2020, serta fokus menyediakan hasil
aneka olahan yang berbahan dasar lidah buaya. Kami mendapakan bahan baku lidah
buaya dari petani lidah buaya yang ada di Malang, Batu dan Kediri, Saat ini
kami sudah menciptakan tiga produk yang berbahan dasar lidah buaya yaitu Minuman Ringan Sari Lidah buaya, Manisan Lidah buaya, dan Stik Churros Lidah buaya dengan merk Nisvera dan Herbaloe
Peluang usaha olahan lidah buaya ini masih sangat terbuka lebar jika memang
serius untuk terjun didalamnya.
Komentar
Posting Komentar